<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>triindi &#187; Cerita</title>
	<atom:link href="http://www.triindi.com/tag/cerita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.triindi.com</link>
	<description>Berbagi informasi desain dan internet</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 04:52:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Suami dan adik iparku menggauli adikku</title>
		<link>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/suami-dan-adik-iparku-menggauli-adikku.html</link>
		<comments>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/suami-dan-adik-iparku-menggauli-adikku.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 21:53:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>triindi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.triindi.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Bingung kan baca judulnya? saya sendiri sebetulnya juga bingung Cerita aslinya berasal dari teman saya yang berada di Jawa Tengah [katanya sih temannya] , dan untuk melindungi privacy dari para &#8216;pelaku&#8217; tersebut, semua nama akan di kaburkan dan diganti. Cerita ini saya tulis karena memang sangat mengharukan dan sepertinya perlu di jadikan pelajaran pada kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung kan baca judulnya? saya sendiri sebetulnya juga bingung <img src='http://www.triindi.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cerita aslinya berasal dari teman saya yang berada di Jawa Tengah [katanya sih temannya] , dan untuk melindungi privacy dari para &#8216;pelaku&#8217; tersebut, semua nama akan di kaburkan dan diganti. Cerita ini saya tulis karena memang sangat mengharukan dan sepertinya perlu di jadikan pelajaran pada kita semua terhadap apa yang akan kita lakukan serta akibatnya di kemudian hari.</p>
<p><a href="http://www.triindi.com/wp-content/uploads/2008/12/EdwardBella.gif"><img title="EdwardBella" src="http://www.triindi.com/wp-content/uploads/2008/12/EdwardBella.gif" alt="EdwardBella" width="225" height="225" /></a></p>
<p>Sebut saja Ani, adalah seorang perempuan, kakak dari 2 adik perempuan juga [dari total 3 bersaudara]. Di keluarga mereka tidak mempunyai saudara laki-laki, semuanya perempuan. Yang paling sulung adalah Ani ( bukan nama sebenarnya ) yang kedua adalah Winda ( juga bukan nama sebenarnya ) dan yang ketiga adalah Ayu yang masih duduk di bangku sekolah ( lagi-lagi juga bukan nama sebenarnya ) hehe.</p>
<blockquote><p>Ani, kakak dan anak tertua dari keluarga mereka sudah menikah dan memilih untuk memisahkan diri dari keluarga besarnya (orang tua). Dan pada rumah si Ani ini semua cerita akan di mulai dan terjadi.</p></blockquote>
<p>Pada dasarnya dari Ani dan suaminya (sebut saja Paijo, sorry bila ada yang namanya sama hehe) tidak ada masalah dalam hal apapun, dan bisa dibilang harmonis biarpun belum juga di karuniai keturunan. Sampai timbul kejadian yang membuat Ani terpukul, trauma yang turun-temurun menimpa adiknya.<br />
Pada awalnya keluarga Paijo dan Ani baik-baik saja sampai kejadian krisis moneter waktu itu menimpa mereka. Paijo di <em>PHK</em> dari tempat kerjanya sementara Ani adalah ibu rumah tangga tulen alias tidak bekerja dan hanya bisa mendengar tanpa bisa melakukan sesuatu.</p>
<p>Beberapa minggu menganggur memang belum terlihat dampaknya, dan akhirnya setelah cari sana-sini Paijo mulai putus asa mencari kerja lagi dan tetap menganggur. Ani pun juga tidak tinggal diam, dia mencari kerja demi asap tetap mengepul di dapurnya. Dewi fortuna kemudian berpihak ke Ani, dia diterima bekerja di sebuah kantor swasta.</p>
<blockquote><p>Singkat cerita Ani pun sudah memulai rutinitas sebagai karyawati, pagi berangkat dan sore harinya pulang sementara Paijo tetap standby di rumah dan sesekali keluar rumah untuk mencari kerja.</p></blockquote>
<p>Biasanya sebulan sekali mereka sowan ke orangtuanya sambil memberi oleh-oleh &amp; uang saku ke adiknya Ayu yang masih sekolah. Kalau Winda memang sudah bekerja sejak lulus sekolah SMU setahun yang lalu, dan jarang sekali bertemu dengan kakanya Ani.</p>
<blockquote><p>Tetapi rupanya waktu berkunjung ke rumah mertua membuat Paijo kepincut oleh kecantikan Ayu , adik bungsu dari Ani. Sementara Ani bertatap muka dengan orang tuanya , si Paijo ini bertatap muka dengan si Ayu. Bahasa jermannya <span style="color: #008000;"><em>Witing tresno  jalaran ora ono liyo</em></span> atau <span style="color: #008000;"><em>Witing tresno jalaran soko kulino</em></span> di anggap sama saja [artinya <span style="color: #008000;"><em>Benih cinta karena tidak ada yang lain</em></span> atau <em><span style="color: #008000;">benih cinta karena sering kete<span style="color: #008000;">mu</span></span><span style="color: #008000;">an</span></em>].</p></blockquote>
<p>Dan sampailah saat Ayu sudah lulus sekolah dan akan mencari kerja, maka tinggal-lah Ayu di tempat Ani yang [katanya] dikota besar dan gampang mencari kerja. Tetapi cerita akan berbeda bila di sampingnya ada Paijo <img src='http://www.triindi.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  .</p>
<p>Sementara Ani bekerja mencari sesuap nasi, disisi lain Paijo bekerja mencari perhatian si Ayu yang hanya berduaan di rumah. Waktu berjalan, hari demi hari, minggu bertambah minggu dan bulan pun juga gak mau ketinggalan, ikut nambah juga. Akhirnya luluh juga hati si Ayu yang sudah <em><span style="color: #008000;">&#8216;ngenger&#8217;</span></em> [<span style="color: #008000;"><em>numpang</em></span>] di rumahnya Ani. Tanpa basa-basi Paijo unjuk gigi untuk si Ayu. Sementara [lagi] Ani bekerja demi berjalannya rumah tangga, sementara Paijo mulai memperlakukan Ayu seperti istrinya sendiri [tidak perlu di ceritakan lagi kejadiaan detailnya].</p>
<p>Karena sudah keseringan dan kebiasaan, Si Ayu mulai gelisah dan akhirnya menceritakan kejadian tersebut ke kakaknya [Ani]. Bagai disambar petir di siang hari  Ani mendengar cerita Ayu yang sudah di perlakukan seperti itu oleh suami yang di cintainya. Paijo langsung di marahi habis-habisan oleh Ani.</p>
<blockquote><p>Seperti biasa, Paijo minta maaf dan mengatakan bahwa itu <em>khilaf</em> serta tidak akan mengulanginya lagi. Luluhlah sudah hati Ani mendengar permintaan maaf Paijo tersebut, lalu untuk menghindari kejadian-kejadian tersebut terulang kembali, Ayu dipulangkan ke rumah orang tuanya.</p></blockquote>
<p>Waktu berjalan lagi [berjalan mulu..kapan sampainya], dan Winda yang sudah bekerja mulai mencari tempat tinggal sendiri [baca : kontrak] demi menghemat waktu dan biaya [padahal sih pengin bebas]. Tanpa di sadari, kesempatan itu tidak di sia-siakan oleh si Paijo. Pas Winda main ke rumah Ani kakaknya, Paijo menawarkan diri untuk mengantarkan ke tempat kontrakannya Winda. Tanpa diduga-duga, ternyata Paijo akhirnya sering pergi sendiri ke tempat Winda yang sebetulnya sudah memiliki pacar [baca : Paimin] satu kerjaan. Cerita berulang [lagi] ketika Ayu tidak ada, muncul lah si Winda.</p>
<blockquote><p>Hari demi hari dan minggu demi minggu berjalan lama-lama Winda luluh juga tiap hari mendengarkan gombalannya Paijo. Seperti biasa, Ayu part 2 berulang dan tidak perlu di ceritakan disini. Winda mengakui, Tendangan Paijo lebih kenceng di banding pacarnya [panggil saja Paimin] hehe. Lalu Paimin di putuskan sepihak begitu saja tanpa ada alasan yang jelas.</p></blockquote>
<p>Merasa diputuskan sepihak begitu saja, Pacar Winda [baca : Paimin] jadi curiga? ada apa denganmu ? [ seperti lagunya peterpan]. Setelah selidik sini dan selidik sana, akhirnya ketahuan juga biang keroknya yaitu Paijo. Tanpa tunggu lama, Paimin melaporkan kejadian itu pada  calon kakak iparnya yaitu Ani. Mendengar cerita Paimin, Ani kaget seperti di sambar petir untuk yang kedua kalinya. Paijo akhirnya di sidang berikut Winda. Lalu mereka mengakui dan [seperti biasa] Paijo minta maaf juga Winda minta maaf dan tidak akan mengulanginya lagi.</p>
<p>Tetapi cerita berkata lain, Ani tidak menerima permintaan maaf Paijo yang sudah dua kali menyakiti hatinya. Mereka lalu memutuskan untuk berpisah saja. Sampai beberapa lama, Ani hidup sendirian tanpa di dampingi pasangan hidup.</p>
<blockquote><p>Bulan telah berlalu semenjak kejadian itu dan Winda pun kembali lagi ke pangkuan Paimin yang akhirnya resmi jadi pasangan suami istri.</p></blockquote>
<p>Mengingat adik yang paling bungsu masih [tetap] belum bekerja, maka pergilah Ayu ke tempatnya Winda bermaksud numpang tinggal plus mencari kerja. Karena santer terdengar kabar dari burung berkicau ada sebuah pabrik garmen yang akan membuka lowongan sebagai operator pabrik.</p>
<p>Paimin dengan senang hati menerima kedatangan Ayu yang tak kunjung juga mendapatkan pekerjaan. Dengan dalih ikut mencarikan pekerjaan yang siap antar jemput , Ayu pun jadi menaruh simpatik. Windae sang kakak tidak menaruh curiga terhadap gelagat suami yang mulai lebih memperhatikan adiknya Ayu. Sampai akhirnya Ayu jatuh untuk kedua kalinya di kakak ipar.</p>
<blockquote><p>Ayu yang merasa tidak berdaya akan kemauan kakak iparnya Paimin, hanya bisa meratapi dan berharap Paimin tidak melakukannya lagi. Tetapi layaknya makan buah <em>kelengkeng</em>, apabila sudah makan satu tetapi maunya makan dan makan lagi begitupun juga dengan Paimin. Sudah merasakan daun muda macam Ayu gak mungkin mau berhenti. Tak kuat dengan perlakuan Paimin yang minta &#8220;jatah&#8221; terus akhirnya Ayu menceritakan ke kakaknya Ani.</p></blockquote>
<p>Seperti di sambar petir untuk yang ke.. [berapa kali tadi ya ..] Ani mendenganr Ayu di gagahi oleh Paimin. Tanpa pikir panjang, Ani langsung meluncur ke rumah Paimin. Paimin yang sedang berduaan nonton TV dengan istrinya [Winda] kaget dengan kedatangan Ani.  Tanpa basa-basi lagi, Ani &#8220;menca-mencak&#8221; kepada Paimin sambil melempar barang-barang seperti Asbak, pot kecil, gelas dan pernak-pernik rumah lainnya Semua tak lepas dari sasaran kemarahan Ani.</p>
<p>Winda sang istri tak tinggal diam, mendengar omongan kakaknya tentang perlakuan Paimin kepada adiknya [Ayu]. Winda pun ikut &#8220;menyerang&#8217; Paimin. Mendapat serangan kakak beradik tersebut, Paimin sepertinya kewalahan dan akhirnya lari tunggang langgang pergi entah kemana. Sampai akhirnya Paimin tidak balik lagi ke rumah. Ani hanya bisa meratapi kejadian yang menimpa adiknya Ayu. &#8220;<em>Kok bisa jatuh untuk yang ke dua kalinya</em>&#8220;. Sudah dengan suaminya sendiri malah di tambah dengan adik iparnya.</p>
<blockquote><p>Disini ceritanya berkata lain lagi, Ani yang hidup sendirian akhirnya di temani teman wanitanya, sebut saja Nita.  Nita adalah teman kerja dari Ani. Dengan Nita, Ani mulai merasa tidak sendirian lagi di rumah, ada yang membantu membersihkan rumah, menemani nonton TV dan tak ketinggalan &#8220;ngrumpi&#8221;.</p></blockquote>
<p>Nita yang tadinya hanya menemani Ani tinggal yang di rumah sendiri [daripada kontrak sendiri-sendiri lebih baik kan berdua bisa lebih murah], akhirnya ikut menemani juga hatinya Ani yang dilanda duka itu. Gayung pun bersambut, Ani yang merasa di kecewakan oleh Paijo jadi berpaling hati untuk jenis yang sama. Nita yang dari awal [mungkin] memang menaruh hati terhadap Ani tidak menunggu lama balasan dari Ani. Mereka pun akhirnya menjalankan <span style="color: #008000;">&#8220;Cinta terlarang&#8221;</span> dari dua jenis yang sama. Sampai akhirnya cerita ini dibuat&#8230;selesai deh, dong.</p>
<p>Ceritanya mungkin di tambahkan bumbu-bumbu penyedap berharap supaya enak di santap..halah!! Mohon maaf bila banyak salah penulisan kata dan kalimatnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/suami-dan-adik-iparku-menggauli-adikku.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Pilu tentang Gaby (yang lain)</title>
		<link>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/gaby-story.html</link>
		<comments>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/gaby-story.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 01:27:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>triindi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Gaby]]></category>
		<category><![CDATA[Misterius]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.triindi.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[Banyak banget cerita tentang Gaby ( Penyanyi Tinggal Kenangan), sampai-sampai saya sendiri bingung yang asli yang mana tidak ada yang tahu. Gaby adalah seorang pelajar SMU klas III di Madiun. Pada saat itu di sekolahan dia sedang di adakan ujian akhir. Lalu setelah beberapa waktu berlalu akhirnya ujian selesai. Dan pihak sekolah berencana mengadakan Pentas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak banget cerita tentang Gaby ( Penyanyi Tinggal Kenangan), sampai-sampai <a href="http://www.triindi.com/2008/06/11/gaby-story/">saya sendiri</a> bingung yang asli yang mana tidak ada yang tahu.</p>
<p>Gaby adalah seorang pelajar SMU klas III di Madiun. Pada saat itu di sekolahan dia sedang di adakan ujian akhir. Lalu setelah beberapa waktu berlalu akhirnya ujian selesai. Dan pihak sekolah berencana mengadakan Pentas Aksi Pelajar yang nantinya akan di ikuti oleh masing-masing kelas. Untuk kelasnya Gaby, dia di pilih sebagai wakil dari kelasnya untuk tampil di acara Pentas Aksi Pelajar tersebut. Bukan main senangnya hati Gaby bisa unjuk kebolehan di acara tersebut.<br />
<span id="more-165"></span><br />
Pada acara tersebut gaby berencana untuk membawakan sebuah lagu ciptaannya sendiri, karena kebetulan dia sendiri seorang vokalis di salah satu band lokal di daerah Madiun. Gaby berencana untuk menciptakan lagu sendiri namun setelah beberapa lama belum juga tercipta sebuah lagu, akhirnya Gaby minta tolong sama pacarnya untuk ikut menciptakan sebuah lagu, kebetulan pacarnya juga satu sekolahan dengan Gaby. Setelah utak utik kata dan kalimat akhirnya Gaby dan pacarnya dapat menciptakan lagu yang diberi judul &#8220;Kenangan Terindah&#8221;.</p>
<p>Disela waktu mengisi kekosongan karena habis ujian dan sambil menunggu acara Pentas Aksi Pelajar tersebut, Gaby bersama kawan-kawannya mengadakan tamasya ke daerah Dataran Tinggi Sarangan (Jawa tengah, saya dulu pernah lewat sana mungkin tempatnya seperti kawasan Puncak, Bogor, tetapi disini lebih curam jalanannya. Tempat paling terkenal disini adalah Grojogan Sewu/ Telaga Sarangan). Pada saat bersama kawan-kawannya disana, gaby menelepon pacarnya untuk datang kesana menemaninya sebentar, karena dia ingin melewati suasana indah disana bersama sang pacar yang sangat di sayanginya. Lalu sang pacar pun datang memenuhi permintaan Gaby untuk datang ke Sarangan. Mereka berduaan kangen-kangenan sambil ikut jalan -jalan bersama kawan-kawan lainnya di area tamasya. Setelah beberapa lama ketemu, barulah sang pacar pulang kembali kerumah, sementara Gaby masih berada di sarangan bersama kawan-kawannya.</p>
<p>Gaby berencana puloang esok harinya sementara pacar Gaby pulang saat itu juga. Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba pacar Gaby mengalami kecelakaan dan dibawa ke Rumah Sakit. Namun akhirnya nyawanya tidak dapat tertolong lagi karena luka yang cukup parah. Gaby pada saat itu tidak mengetahui kejadian yang menimpa sang pacar. Keesokan harinya Gaby bersama kawan-kawannya pulang kembali ke rumah masing-masing. Dan sesampainya di rumah pun Gaby juga tidak mendengar khabar tentang sang pacar karena dari orang tua sang pacar, orang tua Gaby maupun kawan-kawannya sepakat untuk tidak memberitahukan kejadian yang menimpa sang pacar kepada Gaby. Waktu demi waktu dilewati gaby tanpa ada keganjilan sampai akhirnya pada suatu hari di sekolahan ada pengumuman bahwa acara Pentas Aksi Pelajar di undur. Gaby bertanya-tanya ada apa gerangan kok tiba-tiba acaranya diundur, sementara Gaby sendiri sudah ingin sekali tampil membawakan lagu yang diciptaknya bersama sang pacar, serta ingin unjuk kebolehan di depan pacarnya.</p>
<p>Tiba tiba, Perasaan gaby bagai disambar petir, ketika panitia Pentas Aksi Pelajar di sekolah mengumumkan, acara tersebut diundur karena untuk menghormati atas meninggalnya sang pacar, Gaby sangat terkejut seakan-akan tidak percaya apa yang telah di dengarnya. Karena sebelumnya mereka masih bersama dan tidak terjadi apa-apa. Gaby pun bertanya tanya kepada kawan-kawannya ..namun jawabannya tetap tidak memuaskan. Gaby pun mendatangi rumah pacarnya, dan benar&#8230;hatinya semakin luluh lantak ketika dirumah pacarnya sudah ramai orang, biarpun dia sendiri belum tahu betul kejadian yang sebenarnya, sepertinya dia mulai membenarkan bahwa apa yang di katakan teman-teman maupun yang dia dengar di pengumuman itu. Dia langsung berlari masuk rumah namun jasad sang pacar sudah dikebumikan beberapa hari yang lalu. Hanya orang-orang dirumah yang melakukan do&#8217;a bersama mengenang pacarnya. Orang tua sang pacar pun tidak tega untuk memberitahukan kejadian sebenarnya, sampai akhirnya gaby pun shock dan pingsan.</p>
<p>Oleh keluarga akhirnya Gaby di hibur untuk melupakan kejadian yang telah lalu dan menatap hari esok yang lebih baik. Sementara waktu terus berjalan dan acara Pentas Aksi Pelajar pun sebentar lagi akan di laksanakan. Gaby pun akhirnya merubah lirik dan judul lagu &#8220;Kenangan Terindah&#8221; yang di buat bersama sang pacar, karena sudah tidak sesuai lagi dengan keadaannya sekarang. Maka judul lagu pun di rubah menjadi &#8220;Tinggal Kenangan&#8221; sekaligus untuk mengenang sang pacar yang sangat dicintainya..</p>
<p>Akhirnya acara Pentas Aksi Pelajar pun digelar di sekolahannya. Gaby pun membawakan lagu &#8220;Tinggal Kenangan&#8221; dengan perasaan yang sedih karena selalu teringat akan sang pacar dan tidak bisa menunjukkannya ke sang pacar. Sorak sorai penonton, tepuk tangan kawan-kawannya pun juga tidak bisa menghibur perasaannya yang sedih. Setelah acara Pentas Aksi Pelajar selesai Gaby pun menghilang entah kemana. Tidak ada seorang pun yang tahu. Kawan-kawan mencarinya, namun dia bagai hilang di telan bumi, menghilang. Tiba &#8211; tiba ada tukang kebun berlari tergopoh-gopoh seakan-akan melihat hantu. Dia memberitahukan bahwa ada orang yang gantung diri. Setelah di lihat ternyata itu adalah Gaby, sontak semua pada menjerit, tidak percaya apa yang terjadi. Sampai se-begitunya cintanya sama sang pacar, sampai-sampai matipun harus di ikuti. Orang-orang pun akhirnya menurunkan jasad Gaby, dan di saku bajunya ditemukan sebuah lipatan kertas.</p>
<p>Lipatan kertas berwarna abu-abu, dilipat asal-asalan seperti akan buru-buru pergi. Lipatan kertas tersebut akhirnya dibuka dan berisi surat wasiat, yang isinya ditulis dengan bahasa gaul disana &#8220;Pan premeter sir proprosir kausau wa wa jiha..sir premeter proprosir weik weik?!!&#8221; yang artinya tidak ada yang tahu. Lalu salah satu dari mereka akhirnya memberikan surat wasiat tersebut kepada orang tua Gaby. Orang tua Gaby pun juga tidak mengetahui arti dari bahasa gaul anaknya. Akhirnya beberapa kawan Gaby menyarankan untuk menanyakannya kepada kawan-kawan satu band dengan Gaby. Surat wasiat itupun dibawa lagi ke band dimana Gaby sering latihan bersama. Dari salah satu kawan band tersebut akhirnya di harapkan bisa mengetahui makna dari surat wasiat Gaby tersebut.</p>
<p>Beberapa saat ditunggu-tunggu akhirnya kawan gaby memberikan pernyataan tentang arti dari bahasa gaul di surat wasiat Gaby tersebut. Lalu dengan terbata-bata, sang kawan membacakan surat wasiat itu. &#8220;Bapak-bapak dan Ibu-ibu, sebelumnya saya minta maaf jika ada salah kata, artinya adalah &#8220;Saya sendiri tidak tahu!&#8221; karena &#8220;Pan premeter sir proprosir kausau wa wa jiha..sir premeter proprosir weik weik?!!&#8221; itu yang tahu adalah <a title="Penulis artikel ini" href="http://www.triindi.com/2008/06/11/gaby-story/" target="_blank">penulis artikel</a> ini. Tanya aja sama yang tulis artikel ini !!..&#8221;</p>
<p><strong>Permalink:</strong> <a href="http://www.triindi.com/2008/06/11/gaby-story/"><span id="sample-permalink">http://www.triindi.com/2008/06/11/<span id="editable-post-name" title="Click to edit this part of the permalink">gaby-story</span>/</span></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.triindi.com/hiburan/cerita/gaby-story.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
